Apa Itu Lasik?

LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis) adalah prosedur bedah refraktif yang bertujuan untuk memperbaiki kelainan refraksi seperti rabun jauh (minus), rabun dekat, dan astigmatisme (silinder).
Teknologi LASIK bekerja dengan mengubah bentuk kornea menggunakan sinar laser berpresisi tinggi sehingga cahaya dapat fokus tepat di retina. Hasilnya, penglihatan menjadi lebih jernih tanpa ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak.

Kenapa harus LASIK KMB?

LASIK menjadi pilihan banyak pasien karena memberikan perubahan nyata dalam kualitas hidup. Beberapa alasan utama :

  • Penglihatan lebih jernih tanpa kacamata
    Sangat membantu untuk aktivitas harian, olahraga, hingga pekerjaan yang membutuhkan mobilitas tinggi.
  • Prosedur cepat & minim rasa sakit
    Dengan teknologi ALSA, proses hanya memakan waktu beberapa menit untuk setiap mata.
  • Pemulihan cepat
    Banyak pasien dapat kembali beraktivitas ringan dalam waktu 24–48 jam.
  • Hasil lebih akurat
    Teknologi generasi baru membantu meminimalkan risiko dan meningkatkan stabilitas hasil jangka panjang.
  • Nyaman untuk pasien yang tidak cocok dengan lensa kontak
    Seperti mata kering karena softlens atau alergi.

Di Klinik Mata Bitung, kami menggunakan teknologi ALSA (All Laser Surface Ablation) , teknologi modern yang menawarkan hasil lebih presisi, proses lebih cepat, dan pemulihan lebih nyaman.

Tindakan di KMB

1.  Pemeriksaan atau Diagnostik

Ini adalah serangkaian tes dan alat yang digunakan untuk memeriksa mata anda sebelum tindakan opertatif

Autorefkeratometer adalah alat gabungan yang memiliki dua fungsi utama : yaitu mengukur kekuatan refraksi mata (autoref) dan mengukur kelengkungan kornea (keratometri) . Alat ini biasa digunakan di klinik mata atau optik untuk membantu mengetahui ukuran kacamata atau lensa kontak yang dibutuhkan pasien secara otomatis. Pemeriksaannya cepat, tidak menyakitkan, dan hasilnya akurat .Dengan alat ini, dokter bisa mengetahui apakah seseorang menderita rabun jauh (miopia), rabun dekat (hiperopia), atau silinder (astigmatisme). Ini membantu menentukan resep kacamata.

Lensmeter digunakan untuk mengetahui berapa minus, plus, atau silinder pada kacamata yang sedang Anda pakai. Supaya kami tahu apakah kacamata Anda masih cocok, atau perlu diganti

Eye Chart Monitor adalah layar berisi huruf-huruf dengan berbagai ukuran, biasanya ditampilkan di depan Anda atau di layar digital. Anda akan diminta membaca huruf satu per satu.

Dengan alat ini, kami bisa mengetahui sejauh mana ketajaman penglihatan Anda, baik saat tanpa kacamata maupun saat dicoba dengan lensa koreksi.

Di tahap ini kami akan memasang bingkai khusus (trial frame) di wajah Anda, lalu mencoba satu per satu berbagai jenis lensa (trial lens) untuk menemukan ukuran kacamata yang paling jelas dan nyaman.

Ini adalah langkah akhir untuk memastikan koreksi yang paling sesuai dengan mata Anda, sebelum kacamata dibuat.

2.  Tindakan Operatif dan Alat Penunjang Operasi

Ini adalah alat dan teknologi yang digunakan selama proses operasi LASIK serta penanganan lanjutan:

All Laser Surface Ablation (ALSA) adalah teknik bedah refraktif modern untuk memperbaiki minus, plus, maupun silinder tanpa membuat flap pada kornea seperti LASIK konvensional. Pada metode ini, lapisan terluar kornea (epitel) dihilangkan dengan laser, kemudian laser excimer membentuk ulang permukaan kornea secara presisi. Karena seluruh prosesnya menggunakan laser saja, prosesnya lebih halus, lebih aman, dan mengurangi risiko komplikasi flap.

Pertanyaan Tentang ALSA

Sakit nga sih operasi LASIK ?

Tidak. Selama tindakan, mata diberi tetes anestesi, jadi pasien hanya merasakan sedikit tekanan atau cahaya terang.

Untuk di Klinik mata bitung yang menggunakan ALSA membutuhkan waktu yang  Sangat cepat.

  • Tindakan per mata: ±10–15 menit

 3–4 hari untuk hilangnya rasa tidak nyaman, dan 1–3 bulan untuk hasil visual optimal.

Ya, prosedur ini sangat aman dan sudah digunakan di seluruh dunia selama puluhan tahun. ALSA lebih aman lagi untuk kornea tipis karena tidak membuat flap.

Bisa. Laser dapat mengoreksi minus, plus, dan astigmatisme (silinder) dalam satu prosedur.

  • Tidur cukup

  • Jangan pakai softlens: 3 hari – 1 minggu sebelum kontrol

  • Jangan pakai hardlens: 2–3 minggu sebelum kontrol

  • Makan normal sebelum tindakan

Temui Dokter Kami

Dokter yang siap melayani dan menangani semua keluhan anda

Dr. Franciscus Paparang, Sp.M

Spesialis Mata

Dr. Irene M.A Rumampuk, Sp.M

Spesialis Mata

Dr. Laya .M. Rares, Sp.M

Spesialis Mata

Hubungi Kami

Tanyakan hal masih menganjal pikiran anda untuk menjalanis lasik di klinik mata bitung